Metode Tematik Integratif Digelisahkan

Kompas, p 12

Kurikulum 2013 yang akan menggunakan metode tematik integratif dalam penyampaian mata ajar dinilai membingungkan. Tidak hanya bagi penulis buku teks dan penerbit buku, tetapi juga bagi guru sebagai ujung tombak pelaksanaan kurikulum di ruang kelas. Hal ini terungkap pada diskusi pendidikan “Quo Vadis Pendidikan Indonesia? Suatu Tinjauan Berdasarkan Rencana Pemeerintah Melaksanakan Kurikulum 2013” yang diadakan IKAPI DKI Jakarta.

Selain itu, diskusi ini juga menyoroti buku pegangan Kurikulum 2013 untuk guru dan siswa yang disiapkan pemerintah, yang dikwatirkan tidak efektif dan guru menjadi tidak kreatif. Padahal, pemerintah berniat memudahkan guru dan siswa dengan membuat buku pegangan atas buku teks.

Guru Besar Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta Soedijarto mengatakan, penulisan buku sekarang hanya berorientasi buku pegangan dengan menyesuaikan kebutuha/standar ujian nasional. Akibatnya, buku yang ditulis tidak merangsang kemampuan berpikir imajinatid dan kreatif, hanya hafalan.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s