TIK Menembus Batas Kelas

Kompas, halaman 11

Efisiensi penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menunjang berjalannya pendidikan secara maksimal. Proses belajar kini tidak lagi terikat pada ruang kelas. Melalui dunia maya, siswa bisa terhubung kepada berbagai sekolah di dunia sehingga pengajaran keterampilan, karakter, dan kemampuan menjadi manusia global bisa diterapkan.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad mengatakan, tenaga pendidik perlu diajarkan cara mengefisiensikan teknologi sehingga mereka bisa memaksimalkan krestivitas untuk bisa memberikan pendidikan yang mendalam kepada para siswa.

Salah satu provinsi yang menerapkan TIK secara efisien untuk digunakan dalam proses belajar mengajar adalah Provinsi Kalimantan Timur. Di provinsi tersebut, sepuluh SMP, antara lain SMPN 4 Samarinda, SMPN 12 Samarinda, dan SMP Kesatuan, memanfaatkan seluas-luasnya dunia maya untuk menambah ilmu.

Kepala Sekolah SMPN 4 Barlin Hedy Kesuma menuturkan, ketika memulai pengefisienan penggunaan TIK pada 2011, sekolahnya hanya memiliki tiga komputer dengan koneksi internet yang lamban. Akan tetapi niat itu tidak menyurutkan niatnya dan siswa untuk berhubungan dengan dunia global.

Program efisiensi TIK itu merupakan hasil kerja sama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan British Council dan Microsoft. Caranya, Microsoft mengumpulkan guru-guru untuk diberi bimbingan teknologi selama dua hari hingga enam hari.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s