Korelasi UN dan Rapor Dikaji

Media Indonesia, halaman 11

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) tetap mengkaji korelasi hasil ujian nasional (UN) dan nilai rapor siswa, meski nilai UN disepakati jadi salah faktor yang ikut menentukan kelulusan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN.

Menurut Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir, pihaknya akan mengetes apakah rapor siswa berkorelasi positif dengan UN-nya. Jika hubungannya negatif, yakni nilai rapor tinggi, tapi nilai UN rendah mungkin tak berkorelasi positif. Untuk hal seperti itu, Nasir bakal menyerahkan sepenuhnya keputusan lulus tidaknya siswa SMA dan sederajat peserta SNMPTN pada perguruan tinggi negeri.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Ainun Na`im menambahkan, jika memang nilai UN tidak berkorelasi positif dengan nilai rapor siswa, perguruan tinggi negeri memiliki otoritas akademik sendiri dalam menentukan kelulusan peserta SNMPTN.

Sementara itu, Koordinator Kelompok Kerja SNMPTN Bambang Hermanto menyampaikan siswa yang telah mendaftar SNMPTN atau jalur undangan hingga kemarin sudah mencapai 85.582 orang dari 6.052 sekolah. Di antaranya, 12.883 pemohon beasiswa Bidikmisi. Bambang mengimbau agar siswa cermat memverifikasi data akademik pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Mereka pun diminta segera mendaftar dengan memilih program studi perguruan tinggi negeri yang paling diminati dan segera menyelesaikannya sebelum masa akhir pendaftaran pada 15 Maret 2015.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s