Guru Harus Diberi Pelatihan untuk Bentuk Sekolah Ramah Anak

www.beritasatu.com

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi mengatakan, guru harus diberi pelatihan untuk menciptakan sekolah ramah anak. Pasalnya, masih banyak terjadi kekerasan pada anak, akibat guru mendidik dengan pola kekerasan.

Seto menuturkan, untuk menyukseskan program sekolah aman. Pihaknya juga berkontribusi memberikan pelatihan kepada para guru dengan melibatkan pemerintahan daerah (Pemda).
Tahun ini LPAI melakukan road show ke 30 kota, kami ingin bekerja sama dengan Kemdikbud untuk menciptakan guru-guru yang aktif dan tidak melakukan kekerasan.

Dijelaskan dia, hadirnya sekolah ramah anak agar guru-guru dapat menjadi sahabat anak. Selain itu, guru dengan mudah memotivasi anak untuk belajar dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Untuk itu, Seto menegaskan, budaya kekerasan di sekolah tidak dapat dibenarkan. Maka, siapapun yang melakukan kekerasan kepada anak akan terkena sanksi pidana, seperti penjara lima tahun.

Menurut Seto, terjadinya kekerasan terhadap anak karena, tidak pernah ada pelatihan guru dan ditambah 70% guru sebetulnya tidak layak mengajar. Untuk itu, guru harus diberikan keterampilan untuk mengajar dengan bahasa yang menarik, dan kreatif. Sebab dengan cara tersebut, guru tidak melakukan kekerasan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s