Praktikum Ditambah

Republika, halaman 4

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menambah persentase kegiatan praktik lapangan bagi peserta didik SMK. Direktur Pembinaan SMK Mustaghfirin Amin menjelaskan, saat ini presentasi belajar di SMK yakni sekitar 50% teori dan 50% praktikum. Mustaghfirin mengatakan Kemendikbud ingin membuat 70% praktikum dan 30% teori. Perbandingannya 70:30.

Mustaghfirin berujar, pihaknya segera memformulasi kurikulum yang ada untuk menyesuaikan kebijakan penambahan jam praktik bagi siswa. Alasannya, ia menambahkan, agar lokasi serta komposisi jumlah pembimbing dan pendamping tersedia. Ia menyebut, pelaksanaan praktik SMK bisa dilakukan di sekolah, industri, lapangan, dan masyarakat.

Mustaghfiri menyatakan, pihaknya akan memformulasi sejumlah hal dalam kurikulum SMK, seperti rasio praktik dengan teori dan rasio mengerjakan pekerjaan dengan yang sifatnya teoritis. Dalam satu minggu, selama 48 jam pelajaran untuk mengejar target 70 persen praktik. Mustaghfiri menambahkan bahwa mata pelajaran tidak harus baru, tapi rasionya. SMK itu ada di lapangan yang merupakan insan produktif di lapangan nantinya.  Formulasi kurikulum SMK, akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Ia merencanakan kebijakan 70:30 akan mulai diterapkan di semester depan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s