Gairah Riset Industri Minim

Media Indonesia, halaman 12

Setelah bertahun-tahun persentase belanja riset Indonesia selalu menjadi yang terkecil di ASEAN, hasil penghitungan dua tahun belakangan menunjukan belanja riset per produk domestik bruto (PDB) naik. Dari semula hanya 0.09% menjadu 0.2% PDB. Namun, sayangnya, kontribusi pihak swasta masih minim.

Saat ini peran pemerintah terhadap belanja riset masih sangat dominan, yakni mencapai 75%, yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Adapun kontribusi dari pihak swasta baru 25%.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) M Nasir mengatakan, pihaknya mendorong gairah riset di industri semakin besar. Ia mengakui minimnya konstribusi yang diberikan swasta salah satunya disebabkan kurangnya dukungan kebijikan pemerintah. Karena itu, Kemenristek Dikti akan mengubah bebrapa aturan yang selama ini dianggap menghambat upaya pengembangan riset di industri.

Nasir mengungkapkan, hal tersebut ditempuh antara lain dengan Kemenristek Dikti yang sudah mengusulkan kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memberikan kebijakan double tax deduction. Menurutnya, dengan kebijakan tersebut, nantinya sangat dimungkinkan bagi perusahaan swasta atau industri yang mengalokasikan dana riset lebih besar bakal terbebas dari pajak tinggi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s