Pemerintah Siapkan Insentif Untuk Swasta

Koran Tempo, halaman 9

Pemerintah akan mendorong swasta meningkatkan riset di dalam negeri. Sebagai imbalan, pemerintah akan memberikan insentif pembebasan pajak bagi biaya riset yang dikeluarkan idustri swasta. Menurut Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir, tawaran bagi industri swasta tersebut namanya double tax deduction.

Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemeristek Dikti Muhammad Dimyati mengklaim, timnya sudah melakukan simulasi terhadap kebijakan tersebut. Dengan demikian, dengan tawaran double tax deduction ini, pengeluaran industri swasta akan berkurang untuk pembayaran pajak.

Ia berharap kebijakan itu bisa meningkatkan produktivitas dan kualitas riset di Indonesia. Maklum saja, sampai saat ini angka riset dan teknologi Indonesia masih tergolong rendah. Bahkan, menurut Dimyati, 56 persen industri swasta di Indonesia belum memiliki unit riset dan pengembangan. Dimyati mengatakan, dari 0,2 persen dari PDB anggaran penelitian di Indonesia, 75 persen berasal dari anggaran pemerintah. Pihak industri hanya memberikan 25 persen.

Menurut Nasir, pihak swasta lebih banyak menerapkan hasil penelitian asing dibanding hasil penelitian dalam negeri. Beberapa alasannya adalah ongkos yang mahal, teknologi yang digunakan sudah ketinggalan zaman, serta regulasi yang rumit. Ia mengungkapkan, dari 701 hasil inovasi yang sudah dihasilkan peneliti Indonesia sejak 2010, sampai saat ini, hanya sembilan buah yang diaplikasikan pada indutsri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s