Pemerintah Tanggung Beasiswa Mahasiswa di Turki

Republika, halaman 4

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhammad Nasir, di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta, Rabu (15/9), mengatakan pemerintah menjamin kelangsungan beasiswa bagi 215 mahasiswa Indonesia yang kini berada di Turki. Biaya perkuliahan bagi mahasiswa S2 dan S3 akan ditanggung oleh Kemenristek Dikti. Namun demikian, hal itu disesuaikan dengan kemampuan negara. Untuk mahasiswa S2 dan S3 beasiswa pihaknya mengambil alih beasiswanya. Sedangkan, beasiswa bagi mahasiswa S1 baru dibicarakan seperti apa nanti pola pembiayaannya,

Seperti diketahui, sebelumnya sebanyak 215 mahasiswa Indonesia sedang berada di Turki untuk menjalani perkuliahan. Seluruh mahasiswa tersebut mendapat beasiswa dari Yayasan Pasiad yang diduga memiliki hubungan dengan organisasi oposisi pemerintah Turki, Fethullah Gulen. Akibatnya, kelanjutan beasiswa ratusan mahasiswa tersebut terancam terhenti.

Menyikapi kondisi ini, Nasir mengungkapkan, pemerintah sedang melakukan pendataan jumlah mahasiswa S1, S2 dan S3 dengan lembaga terkait. Pendataan itu dilakukan untuk memetakan tanggungan pembiayaan beasiswa.

Selain itu, Kemenristekdikti telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk membahas pembiayaan beasiswa mahasiswa S1. Dalam pertemuan tersebut telah dihitung jumlah biaya perkuliahan para mahasiswa. Alokasi anggaran pengganti beasiswa bagi mahasiswa S1 tersebut masih menanti kebijakan Kemenkeu .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s