Jokowi Dukung Full Day School

Republika, halaman 7

Presiden Jokowi dalam kunjungannya keke Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, kemarin (19/09) mengatakan, penerapa program Full Day School akan dicoba di beberapa provinsi dan bagi sekolah yang sudah siap.

Jokowi mengatakan, tujuan program Full Day School itu untuk meningkatkan etika dan nilai sopan santun terhadap anak SD dan SMP yang diterapkan di dalam ekstrakurikuler maupun kurikulum.

Jokowi mengeluhkan mulai hilangnya identitas bangsa, nilai jati diri bangsa, karakter, budi pekerti, sopan santun, nilai kerja keras, nilai optimisme, saling mengormati dan nilai-nilai islami. Oleh sebab itu, diperlukan perhatian semua pihak agar nilai-nilai itu bisa dipertahankan.

Alumni Pondok Pesantren Gontor, Ahmad Fuadi, mengatakan, wacana full day school sebenarnya sudah diterapkan pada umumnya di pesantren-pesantren, bahkan hingga 24 jam. Metode pembelajaran seperti itu terbukti efektif dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Rencana full day school sebelumnya dilontarkan oleh Mendikbud Muhadjir Effendy. Muhadjir kala itu menyatakan, pemerintah meyiapkan program full day school untuk membangun karakter siswa-siswa Indonesia. Ia menekankan bahwa full day school tidak berarti belajar tanpa henti. Menurut dia, materi-materi yang diajarkan pada ujung hari kebanyakan untuk membangun karakter serta menguatkan potensi siswa.

Namun wacana itu mendapat banyak penolakan, terutama di media sosial. Muhadjir kemudian menyatakan akan menimbang kembali penerapan full day school meski tak membatalkan rencana itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s