Masih Kurang Guru

Jawa Pos, halaman 30

Kekurangan guru masih menjadi masalh besar di DKI Jakarta. Sekitar 9 ribu guru masih diperlukan sekolah di ibu kota. Setelah mengusulkan 4 ribu guru bantu hingga 2017, Dinas Pendidikan (Dispendik) DKI Jakarta menyeleksi guru-guru honorer di sekolah. Setiap sekolah diminta mengajukan analisis kebutuhan guru. Tujuanya, mengetahui jumlah guru honorer yang diperlukan.

Kasi Sumber Daya Manusia (SDM) Bidang Tenaga Pendidik Dispendik DKI Amin Fathurrohman menyatakan, pihaknya terus berusaha menutupi jumlah kekurangan guru dengan menyediakan guru honorer di sekolah. Hal tersebut berbeda dengan guru bantu yang berstatus calon pegawai negeri sipil (CPNS). Karena itu, setiap sekolah dihimbau segera menyusun analisis kebutuhan guru. Amin mengatakan dari hasil analisis, kebutuhan guru nanti terdata. Beberapa jumlah kekurangan guru disetiap sekolah.

Dia mengungkapkan, analisis kebutuhan guru dikerjakan panitia sekolah dan kepala sekolah sebagai penanggung jawab. Rekrutmen dilakukan dengan melewati serangkaian seleksi yang mendalam. Mulai proses administrasi, tes tertulis, fisik, hingga wawancara mendalam. Menurut dia, proses tersebut sudah disesuaikan dengan standar yang dikeluarkan Dispendik DKI.

Proses seleksi terbuka untuk umum. Siapapun boleh mendaftar. Nanti, para guru honorer yang dinyatakan lulus mendapat surat keputusan pengangkaran individu dari Dispendik DKI Jakarta. Dia berharap, dengan gencarknya rekrutmen guru honorer di setiap sekolah, kekurangan jumlah guru bisa semakin diminimalkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s