Indonesia Dorong Pemanfaatan Teknologi Nuklir untuk Tujuan Damai

www.antaranews.com

Indonesia tengah mendorong program kerjasama teknis berkelanjutan yang dikembangkan oleh International Atomic Energy Agency (IAEA) khususnya di bidang pemanfaatan teknologi nuklir untuk tujuan damai. Indonesia juga mendukung pencapaian program pembangunan berkelanjutan PBB, yaitu Sustainable Development Goals (SDG).

Hal ini disampaikan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Nassir sebagai Ketua Delegasi Indonesia pada Sidang Umum (SU) IAEA ke-60 yang berlangsung hari di Wina, Austria.

Menteri Muhammad Nasir juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk memberikan bantuan teknis kepada negara-negara anggota IAEA lainnya.

Bantuan teknis yang bisa diberikan Indonesia antara lain pelatihan dan fellowship di bidang pertanian, khususnya pemuliaan tanaman (mutation breeding), iradiasi makanan (food Preservation) untuk daerah bencana, serta aplikasi industri.

Menteri Muhammad Nasir juga menjelaskan inisiatif Indonesia bagi penguatan dan pengembangan riset dan teknologi nuklir untuk tujuan damai di kawasan Asia Pasifik melalui platform kerjasama Regional Capacity Building Initiative (RCBI). Program ini telah diluncurkan pada akhir 2015, dan proyek percontohan dilaksanakan pada 2016.

Program RCBI juga akan difasilitasi oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang telah ditetapkan sebagai IAEA collaborating center dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dalam hal pembangunan kapasitas di bidang infrastruktur keselamatan radiasi di kawasan.

Menteri Muhammad Nasir menyoroti relevansi pemanfaatan teknologi nuklir untuk tujuan damai dalam pencapaian SDGs. Disebutkan bahwa 13 dari 17 butir SDGs terkait erat dengan fungsi dan peran yang selama ini telah dimainkan oleh IAEA terkait pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Mengenai cara untuk menangani isu nuklir Iran, Indonesia mendorong semua pihak untuk melaksanakan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) antara Iran dan E3/EU+3 (Jerman, Perancis dan Itali), dan menyerukan  masyarakat internasional untuk memelihara atmosfir positif dalam menjamin implementasi perjanjian tersebut.

Dalam Sidang Umum IAEA ke-60, Indonesia menyelenggarakan eksibisi bertema “Harnessing Nuclear S&T for Human Welfare: Strengthening Food Security” yang menampilkan fokus pemanfaatan teknologi nuklir untuk tujuan damai, keamanan pangan; peningkatan kualitas kesehatan dan obat-obatan, industri dan pelestarian lingkungan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s