Simulasi Kebencanaan Hendaknya Masuk Kurikulum Sekolah

www.antaranews.com

Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Sumatera Barat, Surya Jufri, mengatakan, simulasi kebencanaan hendaknya masuk dalam kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah di daerah itu. Menurut dia, hendaknya hal itu jadi pertimbangan Dinas Pendidikan setempat. Kalau memang dirasa sudah mendesak, maka sudah saatnya Disdik menjadikan ini sebagai salah satu bahan ajar di sekolah.

Menurut Jufri, dengan memasukkan pendidikan kebencanaan dalam bahan ajar di sekolah-sekolah setempat, maka materi-materi itu bisa hendaknya menjadi solusi bagi generasi muda menghadapi bencana yang terjadi di daerah itu.

Terkait hal itu, maka hendaknya juga dipersiapkan pengajarnya di sekolah-sekolah. Atau alternatif lain, katanya, pendidikan kebencanaan juga bisa dijadikan salah satu ekstrakurikuler dalam bentuk pelatihan.
Nanti bisa dipertimbangkan bagaimana bentuk pemberian materinya, yang penting poin akhirnya siswa tahu kiat menghadapi bencana dan benar-benar siap siaga. Namun sebelum benar-benar ditetapkan, katanya, dinas terkait perlu melakukan kajian sejauh mana pentingnya pendidikan kebencanaan tersebut untuk dijadikan muatan lokal atau ekstrakurikuler di sekolah.

Sementara pendiri sekaligus aktivis Komunitas Siaga Tsunami (Kogami) Kota Padang, Patra Dewi, menyampaikan pendidikan kebencanaan sangat dibutuhkan terutama bagi anak-anak usia sekolah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s