Menaker Minta PT Berorientasi pada Pendidikan Vokasi

Suara Pembaruan, halaman 8

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri meminta kepada Perguruan Tinggi (PT) untuk mulai berorentasi terhadap pendidikan vokasi. Hal tersebut perlu segera dilakukan agar lulusan PT bisa match dengan kebutuhan pasar kerja.

Hanif mengatakan perguruan tinggi (PT) harus berorentasi kepada pendidikan vokasi. Dengan begitu lulusan perguruan tinggi bisa sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Hanif juga akan mendorong riset PT agar disinergikan dengan dunia usaha dan pemerintah.

Selama inil, lanjut Hanif, PT melakukan riset tanpa memikirkan apakah riset mereka bisa menjadi sesuatu yang konkret atau menjadi saran kebijakan untuk pemerintah. Ia ingin mendorong riset PT diperkuat dengan pendampingan.

Hanif ingin Indonesia mencontoh apa yang dilakukan oleh Jerman dimana PT menjadi pusat Technical Vocational Education Training (TVET) atau pendidikan pelatihan vokasi. Di Jerman, lanjut Hanif, pusat-pusat TVET bukan dimonopoli oleh industri dan pemerintah melainkan berada di PT dan dikelola bersama dengan pihak industri dan pemerintah. Dengan mencontoh pola yang ada di Jerman, Indonesia dapat mengetahui tren ketenagakerjaan yang akan terjadi di masa depan. Dengan begitu, Indonesia dapat memetakan tren ketenagakerjaan dan pasar kerja untuk 10 tahun yang akan datang.

Hanif mengajak PT untuk bersama-sama membantu pemerintah dalam memetakan kebutuhan pasar kerja. Sehingga bisa tercapai kesesuaian antara lulusan PT dengan dunia industri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s