Lembaga Sertifikasi Diperkuat

Media Indonesia, halaman 10

Penguatan peran lembaga sertifikasi sudah saatnya disenergikan dengan output pendidikan tinggi yang akan menghasilkan tenaga profesional dan berkompeten. Hal ini dibutuhkan mengingat dalam era pasar bebeas sangat ditentukan kualitas sumber daya manusia.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M Nasir menilai, kompetensi SDM Indonesia saat ini masih harus ditingkatkan. Nasir mengatakan bahwa lembaga sertifikasi harus benar-benar memberikan sertifikasi sesuai kompetensi yang dimiliki. Indikator paling sederhana seseorang telah memiliki kompetensi sesuai, yakni apabila sanggup bekerja profesional saat diterima di dunia kerja. Namun faktanya, ungkap Nasir, masih banyak lulusan perguruan tinggi yang belum terserap dunia kerja, antara lain disebabkan kompetensi yang dimiliki tidak sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, tidak jarang sertifikat yang dimiliki juga hanya sekedarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN) Bambang Prasetya tidak menafikan perlu adanya penguatan lembaga sertifikasi, meskipun Indonesia saat ini merupakan satu diantara dua negara yang telah mendapatkan pengakuan dunia internasional dalam hal sertifikasi kompetensi.

Sertifikasi di Indonesia yang telah diakui mengacu pada SNI ISO/IEC 17024. Namun, penilaian terhadap sistem manajemen dan kompetensi SDM perlu diperkuat lagi. Bambang mengatakan bahwa pihaknya ingin meningkatkan lagi mutu standarisasi, baik di pendidikan tinggi selaku produsen SDM ataupun di lembaga sertifikasinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s