Mendikbud: Pola Distribusi KIP Perlu Diubah

Koran Sindo, halaman 2

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, usai rapat terbatas mengenai ffektifitas belanja pendidikan dan kesehatan di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin (5/10), mengatakan, pola distribusi Kartu Indonesia Pintar (KIP) saat ini belum tepat sasaran, karena baru terdistribusi 60 persen. Perlu ada perubahan pola, sehingga distribusi bisa mencapai 100 persen.

Selama ini, lanjut Muhadjir, pola distribusi KIP melalui pemerintah desa berdasarkan data pokok terpadu penanggulangan kemiskinan. Pemerintah desa kemudian mendistribusikan KIP tersebut ke keluarga miskin yang memiliki anak usia sekolah.

Namun, lanjut Muhadjir, pola tersebut merugikan anak keluarga miskin yang sudah bersekolah karena dianggap mampu sehingga tidak berhak mendapatkan KIP. Oleh sebab itu, Kemendikbud mengusulkan agar pola distribusi langsung disalurkan ke sekolah-sekolah sesuai data pokok pendidikan.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menyoroti kualitas pendidikan di Indonesia yang tidak berbanding lurus dengan kian besarnya dana pendidikan. Oleh sebab itu, ia menginstruksikan jajarannya agar pemanfaatan dana pendidikan betul-betul efektif dan bisa tepat sasaran. Presiden juga menekankan agar akses pendidikan bagi siswa miskin dan infrastruktur penddiikan menjadi prioritas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s