Pelayanan Pendidikan Perlu Ditingkatkan

Media Indonesia, halaman 11

Presiden Joko Widodo meng­instruksikan agar penya­luran anggaran pendidikan dan kesehatan tepat sasaran. Menurut Presiden, peningkatan anggaran pendidikan belum diimbangi dengan hasil yang maksimal. Hal itu diungkapkan Presiden saat memimpin rapat terbatas mengenai efektivitas belanja pendidikan dan kesehatan dalam APBN di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin.

Dalam hal pelayanan pendidikan, presiden juga menginstruksikan untuk dilakukan perombakan besar-besaran guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Presiden Jokowi secara khusus juga merespons informasi yang diterimanya mengenai kondisi infrastruktur dan peralatan pendidikan di Tanah Air yang kurang memadai.

Presiden mengungkapkan, dari sekitar 1,8 juta ruang kelas hanya 466 ribu dalam kondisi yang baik. Dari 212 ribu sekolah, ada 100 ribu sekolah yang belum memiliki peralatan pendidikan. Oleh sebab itu, ia meminta dilakukan perombakan besar-besaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Presiden juga meminta agar alokasi dana pendidikan betul-betul digunakan secara efektif untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Terutama akses siswa dari keluarga miskin betul-betul memperoleh pendidikan dan mendapatkan prioritas.

Dalam kesempatan itu, Menteri Muhadjir menjelaskan bahwa pihaknya telah mengubah sistem distribusi KIP yaitu dengan memakai data pokok pendidikan dari pihak sekolah. Ia mengakui sistem distribusi KIP sebelumnya yang memakai data BPS 2011 dan di-update pada 2012 itu tidak efektif karena datanya tidak valid.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s