Kemendikbud Dukung Penghapusan PR

Indopos, halaman 1

Kebijakan berani diambil oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Dedi melarang guru memberikan pekerjaan rumah (PR) untuk anak didik. Kebijakan ini direspon positif oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Sumarna Surapranata mengatakan kebijakan bupati Purwakarta itu harus diapresiasi.

Pranata menjelaskan dalam perkembangannya, tugas PR sudah tidak relevan. Dia mencontohkan banyak guru yang asal memberikan PR. Namun ternyata tidak diperiksa dengan betul ketika dikumpulkan oleh siswa. Selain itu PR kadang juga sangat menyita waktu sehingga bahasan pembelajaran tidak tuntas. Selain itu penghapusan PR bisa membuat guru berkonsentrasi apa yang diajarkan di kelas.

Meskipun begitu dukungan Kemendikbud terhadap peghapusan tugas PR terasa tidak total. Sebab Pranata mengatakan Kemendikbud tidak akan mengeluarkan kebijakan penghapusan PT secara nasional. Dia meminta guru tetap diberi keleluasaaan menerapkan model pembelajaran.

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Rochmat Wahab keberatan dengan kebijakan penghapusan PR itu. Apalagi setelah Kemendikbud menyampaikan dukungan terhadap penghapusan PR. Dia mengakui memang ada yang perlu dibenahi dalam pemberian PR oleh guru namun   tidak lantas PR itu dihapus total. Padahal menurut Rochmat, tugas PR memiliki fungsi positif jika dijalankan dengan tepat. Misalnya dengan kadar tertentu, PR bisa membuat anak lebih siap dalam menyongsong belajar esok harinya. Dengan tugas membaca materi dirumah cukup baik dan tidak memberatkan siswa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s