Pendidikan Nonformal Akan Disertifikasi

Koran Sindo, halaman 2

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mewajibkan lulusan pendidikan nonformal untuk memiliki sertifikat profesi. Sertifikat ini penting untuk memudahkan mereka mencari kerja.

Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas) Kemendikbud sudah bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memastikan para siswa pendidikan nonformal memenuhi kebutuhan pasar kerja.

Harris menjelaskan, sama seperti siswa formal, peserta didik pendidikan nonformal juga membutuhkan sertifikat untuk menunjukkan mereka punya kompetensi, sehingga mereka bisa diakui untuk kerja di negara lain.

Menurut Harris, bantuan kemudahan dari BNSP untuk pembuatan sertifikasi untuk pendidikan nonformal akan menjawab tantangan di bidang sumber daya manusia (SDM). Tanggung jawab Kemendikbud dalam kerja sama ini, lanjutnya, adalah menetapkan target sasaran kelompok serta jenis binaan kelembagaan. Lalu, menetapkan bidang kompetensi dan profesi yang akan dikembangkan dan melakukan koordinasi dalam rangka pengendalian dan pemantauan bersama BNSP.

Kepala BNSP, Bambang Prasetya, mengatakan, sertifikasi tenaga kerja harus memenuhi ISO 17024 agar terstandar secara internasional. Ia mengungkapkan, lembaga sertifikasi di Indonesia sudha mendapat pengakuah di kancah internasional, khususnya mengenai stadarisasi proses penilaian dan penyelenggaraan sertifikasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s