Sekelompok Anak Perempuan Desak Pemerintah Cegah Pernikahan Usia Anak

www.thejakartaglobe.beritasatu.co

Puluhan anak perempuan yang menghadiri acara peringatan Hari Anak Perempuan Internasional (International Day of the Girl Child) di Jakarta, Selasa (11/10), meminta Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengeluarkan peraturan pengganti undang-undang (Perppu) untuk mencegah pernikahan usia anak di Indonesia. Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Yohana Yembise menanggapi dan mempertimbangkan permintaan tersebut karena jumlah pernikahan usia anak di Indonesia masih cukup tinggi.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) bekerja sama dengan Badan Dunia untuk Anak (UNICEF) menunjukkan bahwa sesuai data dari Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, setidaknya sebanyak 340.000 anak perempuan berusia dibawah 18 tahun sudah menikah. Banyak dari mereka yang menikah ketika baru berusia 15 tahun.

Dalam survey tersebut juga menunjukkan bahwa pernikahan usia anak sebagian besar terjadi di wilayah perdesaan. Menurut survei sosio ekonomi  nasional (Susenas) 2012 yang dikutip dari penelitian yang sama, sebanyak 29,2 persen anak perempuan yang menikah di bawah usia 18 tinggal di perdesaan, sementara sebanyak 19 persen tinggal di perkotaan.

Yohana mengatakan, melihat kondisi anak-anak di Indonesia saat ini, adanya Perppu akan membantu mencegah pernikahan usia anak di Indonesia. Yohana menambahkan, ada konsekuensi negatif bagi anak perempuan yang dipaksa menikah di usia muda dimana sistem reproduksi mereka belum sepenuhnya berkembang. Akibatnya, banyak jumlah perempuan yang meninggal saat melahirkan.

Sebagian besar anak perempuan yang menikah di usia muda akhirnya juga putus sekolah, sehingga menyebabkan mereka tidak berpendidikan dan bahkan tidak bekerja. Secara emosional dan sosial, mereka juga mungkin belum siap untuk menikah, sehingga hal tersebut terkadang menyebabkan terjadinya perceraian atau adanya kekerasan dalam rumah tangga.

Yohana menambahkan, membiarkan anak perempuan menikah dalam usia muda sama saja dengan membunuh masa depan mereka.

Unicef memperkirakan jumlah anak perempuan yang menikah di usia anak di seluruh dunia akan meningkat dari 700 juta saat ini menjadi sekitar 950 juta pada tahun 2030.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s