Kaji Matang Perubahan Sistem Pendidikan

Media Indonesia, halaman 12

Wacana perombakan porsi pendidikan bagi sekolah dasar dan menengah dianggap sebagai hal yang akan berdampak baik bagi sistem pembelajaran siswa. Namun, hal tersebut juga harus dilakukan dengan persiapan matang dan terlebih dahulu melalui kajian yang mendalam.

Pengamat pendidikan Doni Koesoema mengatakan jumlah mata pelajaran di SD dan SMP selama ini memang cenderung terlalu banyak. Hal itu berpotensi membebani siswa. Wacana perombakan porsi mata pelajaran menjadi salah satu yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.

Dikatakan Doni, alternatif yang dipilih nantinya harus membuat proses pembelajaran menjadi lebih sesuai dengan tahap perkembangan anak. Selama ini, kurikulum SD dan SMP banyak mengandung ilmu pengetahuan yang tidak sesuai dengan tahapan pengetahuan yang seharusnya diberi seusai sekolah dasar dan menengah.

Selain itu, lanjut Doni, kalau mata pelajaran dikurangi, juga perlu dikaji bagaimana dengan solusi para guru. Kalau ini berlaku jangka panjang, perlu dikaji kebijakan kurikulum di LPTK (lembaga pendidikan tenaga kependidikan) universitas. Doni menambahkan, pengurangan mata pelajaran harus diimbangi dengan konsep pembentukan karakter yang jelas.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan Presiden Jokowi menghendaki adanya perombakan besar-besaran di bidang pendidikan. Presiden Jokowi mengamanatkan kepadanya untuk membangun pendidikan yang kuat dan berkarakter. Pembangunan karakter itu difokuskan pada jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s