Kemenristek-Dikti Kontrak Profesor Asing

Indopos, halaman 3

Untuk mengejar ketertinggalan publikasi riset di tingkat internasional, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) menggenjot program pengembangan doktor. Selain itu, pemerintah juga melakukan kerjasama riset dengan negara maju. Menristekdikti Muhammad Nasir mengatakan, negara yang sudah bersedia untuk bekerja sama adalah Amerika Serikat, Jerman, Korea Selatan, Belanda, dan Inggris.

Nasir mengatakan, selain riset pihaknya tengah mengusulkan anggaran untuk program profesor dari asing. Program tersebut rencananya akan menyasar 200 hingga 500 perguruan tinggi untuk didorong menjadi perguruan tinggi kelas dunia. Nasir mengatakan, jika anggaran disetujui DPR, awal tahun 2017 mendatang program ini akan dilaksanakan dan menyasar perguruan tinggi satu per satu.

Terkait program tersebut, Kemenristek-Dikti sudah berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk kepengurusan visa dan Kementerian Ketenagakerjaan terkait Tenaga Kerja Asing pengembang akademik. Nasir menambahkan, program kerja sama profesor asing tidak serta merta hanya untuk kepentingan uang saja, tetapi bagaimana Indonesia dapat mengejar ketertinggalan pada publikasi di tingkat internasional.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s