Sekolah Wajib Pantau Distribusi KIP

Media Indonesia, halaman 10

Batas akhir waktu penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang semakin dekat, pada akhir tahun ini, mendorong pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mewajibkan sekolah untuk ikut memantau pendistribusiannya yang masih tertahan di kantor kecamatan, desa, maupun kelurahan.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud, Hamid Muhammad, mengatakan Kemdikbud telah meminta sekolah untuk memantau KIP yang masih tertahan di kantor-kantor desa. Hal tersebut juga dituangkan dalam Surat Edaran Mendikbud No 9 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaporan dan Penyaluran Dana Kartu Indonesia Pintar. Dalam surat edaran tersebut Kemdikbud meminta kepada para pemangku kepentengan agar melaporkan jumalah KIP yang masih tertahan atau dikembalikan, secara daring melalui laman http://dikdasmen.kemendikbud.go.id/pip/laporkip.

Seluruh stakeholder juga diminta membantu anak yang telah menerima KIP agar melaporkan ke kesatuan pendidikan tempat anak bersekolah dengan cara mencatatkan KIP ke aplikasi Dapodik. Hamid menginfokan pencatatan KIP pada Dapodik di satuan pendidikan diharapkan selesai paling lambat akhir Oktober. Dirinya juga menghimbau kepada para sekolah untuk memfasilitasi satuan pendidikan dengan pihak bank penyalur yaitu BRI dan BNI, agar siswa yang sudah ditetapkan sebagai penerima dana Program Indonesia Pintar dapat segera mencairkannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s