Indonesia Kekurangan 91.861 Guru Produktif

Kompas, halaman 1

Problem utama dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK adalah jumlah guru produktif atau guru pengampu mata pelajaran kompetensi di SMK yang tidak memadai. Tidak tanggung-tanggung, Indonesia sekarang kekurangan 91.861 guru produktif. Dari jumlah itu, defisit guru produktif terbesar dialami SMK swasta, yakni 50.000 orang. Adapun SMK negeri tercatat kekurangan 41.861 guru produktif. Saat ini terdapat 13.552 SMK. Sebagian besar di antaranya SMK swasta, yakni 10.084 sekolah. Sisanya, 3.468 sekolah merupakan SMK negeri.

Selain guru produktif yang mengasuh mata pelajaran kompetensi, ada dua kategori guru lain di SMK. Keduanya adalah guru normatif atau guru pengampu mata pelajaran wajib serta guru adaptif atau guru pengampu mata pelajaran dasar keahlian. Guna mengatasi kekurangan guru produktif, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sumarna Surapranata mengatakan, pemerintah melakukan alih fungsi guru yang sudah ada dan merekrut guru baru. Program alih fungsi diperkirakan mampu menyediakan 30.000 guru pada 2016-2017.

Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Patdono Suwignjo mengatakan, jika menggunakan jalur normal atau menunggu lulusan program produktif dari lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK), problem kekurangan guru produktif sulit teratasi. Guna menarik minat lulusan politeknik menjadi guru SMK, pemerintah menjanjikan beasisw D-4, ikatan dinas, serta jaminan menjadi guru PNS.

Sementara itu, Kepala SMK Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kuntjoro B Dhiyauddin menyayangkan cara instan Kemdikbud mengatasi kekurangan guru produktif dengan mengalihfungsikan guru. Menurut dia, di lapangan, tersedia guru produktif honorer yang latar belakang pendidikannya sesuai dan memiliki sertifikasi kompetensi. Menurutnya, sekolah sulit mendapat guru produktif, terutama di bidang maritim. Mereka yang memiliki sertifikat keahlian lebih memilih kerja di kapal karena kesejahteraannya terjamin. Karena itu, harus ada daya tarik agar orang mau menjadi guru produktif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s