Kampus Tak Respons Guru Besar Impor

Koran Sindo, halaman 5

Rencana Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti) M Nasir mendatangkan guru besar dari luar negeri guna mendorong perguruan tinggi Indonesia masuk di ranking dunia kurang mendapat respons positif dari sejumlah perguruan tinggi. Program tersebut dinilai hanya memboroskan keuangan negara.

Sekretaris Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Melania S Muntini menilai ”impor” guru besar tidak relevan.  Ia mengatakan, kampusnya selama ini sudah banyak menjalin kerja sama dengan banyak profesor dari kampus di luar negeri, terutama kerja sama bidang riset. Untuk joint riset dan joint publikasi, kata Melania, cukup komunikasi via email atau aplikasi lainnya.

Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prof Warsono menambahkan, jika boleh memilih maka pihaknya akan meningkatkan jumlah professor meskipun untuk mendapatkan guru besar itu tidak mudah. Namun demikian, pihak kampus mendukung dengan memberi bantuan dana riset antara Rp25 juta-Rp50 juta untuk menghasilkan karya yang layak masuk jurnal internasional. Total anggaran yang disediakan tahun ini mencapai Rp20 miliar. Menurut Warsono, idealnya Unesa memiliki 450 guru besar atau sekitar 50% dari total dosen.

Sementara, Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) Ali Ghufron Mukti mengatakan, sebetulnya tidak perlu ada kecemasan atas kedatangan guru besar dari luar negeri itu, sebab kedatangan mereka adalah untuk membantu menulis dan meningkatkan jumlah publikasi internasional,  sebab mereka lebih mengetahui teknik-tekniknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s