Santri Harus Punya Daya Saing

Republika, halaman 12

Peringatan Hari Santi Nasional pada 22 Oktober menjadi momentum untuk lebih memerhatikan kualitas pendidikan di pesantren. Dalam pandangan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, santri harus mempunyai kemampuan yang memadai dan integritas untuk dapat bersaing di era globalisasi. Untuk meningkatkan kualitas santri, kurikulum pesantren harus kompatibel dengan kebutuhan globalisasi. Tujuannya, mendorong para santri agar punya daya saing.

Selain meningkatkan kompetensi para santri, hal penting lainnya  adalah mereka harus merawat integritas kejujuran dan nilai moral. Jangan sampai santri termasuk dalam kelompok masyarakat yang tidak punya integritas.

Ketua Pengurus Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Masudi Syuhud menilai, perhatian pemerintah terhadap madrasah dan sekolah umum berbeda. Apalagi, perhatian pesantren yang berstatus swasta. Ia sangat menyayangkan hal itu, mengingat pesantren adalah lembaga pendidikan tertua yang menjadi cikal bakal berdirinya Republik Indonesia. Karena itu, ia meminta pemerintah dan DPR untuk tidak memandang sebelah mata kepada pesantren.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s