Guru Mulai Dialihfungsikan

Jawa Pos, halaman 23

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mengalihfungsikan guru SMA/SMK pada mata pelajaran tertentu menjadi guru produktif. Hal itu menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016. Aturan tersebut mengatur revitalisasi SMK dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM).

Kepala Seksi SDM Bidang Tenaga Pendidikan Dinas Pendidikan (Dispendik) DKI Amin Fathkhurrohman menjelaskan persoalan beberapa guru yang dialihfungsikan. Di antaranya, guru yang belum mendapat sertifikasi, guru mata pelajaran tertentu yang sudah tidak diajarkan karena kurikulumnya, dan yang telah jenuh karena pada mata pelajaran tertentu sudah kelebihan guru. Guru-guru tersebut akan dialihfungsikan menjadi guru mata pelajaran produktif di SMK.

Menurut Amin, tujuan program tersebut adalah meningkatkan kompetensi siswa SMK. Selain itu, pihaknya menyiapkan tenaga kerja. Tujuannya, setelah lulus, mereka siap bekerja. Sosialisasi dan pendataan terkait dengan guru yang dialihfungsikan akan selesai pada akhir November. Guru yang dialihfungsikan tersebut tidak bisa langsung mengajar mereka harus melalui masa pendidikan selama sepuluh bulan. Selain belajar teori, guru-guru tersebut juga harus mangang di sekolah yang memiliki program keahlian dan di dunia industri. Tujuannya, guru tak hanya memiliki kompetensi dalam mengajar, tetapi juga pengalaman di dunia industri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s