UN untuk Pemetaan tidak Perlu Tiap Tahun

Media Indonesia, halaman 13

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy,  Jakarta, Rabu (19/10), mengatakan, pihaknya akan melakukan kajian terhadap pelaksanaan ujian nasional (UN) karena untuk pemetaan tidak perlu setiap tahun. Sejak UN tidak lagi menjadi penentu kelulusan, lanjut dia, tingkat signifikansi UN semakin berkurang.

Dari hasil pemetaan itu, lanjut Muhadjir, didapat dua jenis sekolah, yakni sekolah yang melakukan terobosan dan sekolah yang belum memenuhi standar. Menurut dia, sekolah yang melakukan terobosan itu nantinya akan membimbing atau melakukan pendampingan terhadap sekolah yang belum memenuhi standar tersebut.

Muhadjir menjelaskan, selama ini, UN dilaksanakan setiap tahun, tetapi hasil pemetaan yang didapat dari UN itu tidak dimanfaatkan. Padahal, dana yang digelontorkan untuk UN lebih dari Rp500 miliar. Mendikbud pun menilai lebih baik dana tersebut digunakan untuk perbaikan sekolah rusak maupun peningkatan kompetensi guru. Dalam waktu dekat ini, tambah Muhadjir, akan dirumuskan hasil kajian tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s