PAUD Terkendala Pendanaan

Koran Sindo, halaman 4

Penyelenggaraan pendidikan anak usia dini (PAUD) masih belum berjalan efektif karena terkendala pendanaan, sarana-prasarana, dan sumber daya manusia (SDM). Padahal, pemerintah mewajibkan siswa untuk mengikuti pendidikan usia dini sejak tahun ini sebelum memasuki jenjang sekolah dasar (SD).

Umi Thoifah, pemilik dan pengelola PAUD Mawar Ceria, di Depok, Jawa Barat, mengatakan, pendanaan memang menjadi kendala utama PAUD yang dikelolanya. Akibat minimnya pendanaan, pihaknya tidak mampu memberikan kesejahteraan yang memadai bagi para pengajarnya. PAUD Mawar Ceria hanya mengandalkan pembiayaan sendiri. Bantuan operasional dari pemerintah baru diterima dua kali selama lima tahun perjalan PAUD itu. Sedangkan bantuan dari donatur sulit diperoleh disebabkan minimnya akses informasi.

Menurut Ketua Lembaga Karya Pokphand (LKP) Thomas Effendy, hambatan-hambatan yang terjadi pada pengelolaan PAUD di Indonesia berpotensi bahaya di masa depan, yaitu berkurangnya SDM terampil di negeri ini. Dia mengutip laporan UNICEF bahwa hanya 35% dari sekitar 48 juta anak usia dini yang bisa menikmati pendidikan lewat PAUD. Ditambah lagi masih minimnya sarana dan prasarana, terutama pada PAUD yang sudah berjalan selama ini. Pemerintah sebenarnya telah menggelontorkan  dana hingga Rp 2,28 triliun untuk membangun dan membantu biaya operasional  PAUD seluruh Indonesia, namun itu tak cukup besar karena kebutuhannya sangat besar.

Sejak 2014, LKP ikut serta membangun dan memberdayakan PAUD di desa-desa dan kawasan pinggiran perkotaan. LKP juga telah menyalurkan bantuan berupa alat permainan dan alat peraga efektif guna membantu pelaksanaan kegiatan PAUD.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s