Pendidikan Difabel Terkendala Kurang Pendamping

Republika, halaman 1

Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) memaparkan, lowongan untuk kaum difabel atau penyandang disabilitas sebagai aparatur sipil negara (ASN) belum sepenuhnya terisi. Hal itu diungkapkan Asisten Deputi Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia Kemenko PMK, Ade Rustama. Belum meratanya pendidikan, lanjut Ade, diakui sebagai kendala penyandang disabilitas memperoleh pekerjaan.

Ade mengatakan, minimnya pendamping penyandang disabilitas di sekolah menjadi salah satu faktor. Tidak terpenuhinya kualifikasi untuk mengisi lowongan pekerjaan yang ada disebabkan sedikitnya jumlah penyandang disabilitas dari kalangan terdidik, karena mayoritas dari mereka tidak lulus pendidikan menengah atas (SMA).

Menurutnya, jika dirunut, dari sistem pendidikan, jumlah pendamping di sekolah inklusi masih sedikit jika dihitung sejak pendidikan dasar hingga menengah. Sebab, generasi muda yang berkeinginan melanjutkan pendidikan sebagai pendamping penyandang disabilitas pun tidak banyak. Padahal, sejumlah perguruan tinggi yang saat ini masih membuka program pendidikan luar biasa (PLB).

Plt Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Unifah Rasidi mengatakan pentingnya penambahan jumlah guru pendamping di sekolah inklusi yang mengakomodasi siswa penyandang disabilitas. Secara jangka panjang, lanjutnya, penyandang disabilitas harus memperoleh kesetaraan di bidang pendidikan. Oleh sebab itu, Unifah meminta pemerintah melakukan evaluasi bagi pemerataan jumlah guru pendamping dalam satu kelas inklusi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s