Pusat Tolak Proposal Rehab Sekolah

Media Indonesia, halaman 11

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk tahun anggaran 2017 tidak lagi menerima pengajuan peroposal untuk pembiayaan nasional renovasi sekolah rusak karena ditenggarai banyak terjadi percaloan. Hal itu diungkapkan Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Ditjen Dikdasmen Wowon Widaryat, kemarin (31/10).

Wowon mengatakan, intervensi pusat untuk perbaikan sekolah yang rusak di daerah akan dilakukan dengan memanfaatkan data pusat yang dinilai lebih baik dan update jika dibandingkan dengan yang dimiliki daerah. Kebijakan itu, lanjut Wowon, dimaksudkan guna mempercepat proses bantuan anggaran rehabilitasi sekolah yang rusak.

Wowon menjelaskan, indikasi percaloan terjadi pada sekolah yang tidak memiliki sumber daya manusia yang baik dalam menyusun proposal rehabilitas sekolah. Sehingga, banyak sekolah yang meminta pihak lain atau pihak ketiga untuk minta jasa komisi.

Wowon menambahkan, anggaran yang dimiliki Kemendikbud untuk tahun anggaran 2017 sekitar Rp1,4 triliun. Untuk pengawasannya, pihaknya telah menggandeng Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) dan meminta masyarakat memberikan masukan terkait program rehab gedung sekolah tersebut. Sementara, pelaksanaan rehabilitasi nantinya akan melibatkan 611 sekolah menengah kejuruan (SMK) dan 6.000 guru serta ribuan murid SMK di seluruh provinsi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s