Wajib Berada di Sekolah Delapan Jam

Jawa Pos, halaman 26

Guru yang berstatus pegawai negei sipil (PNS) dan mendapatkan tunjangan profesi wajib berada di sekolah selama delapan jam dalam sehari. Aturan tersebut dilayangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Guru yang masuk pukul 07.00 harus tetap berada di sekolah minimal hingga pukul 15.00.

Rencananya, aturan itu berlaku mulai tahun depan. Sanksi bagi yang melanggar pun sudah diatur. Yakni, sanksi administrasi dan penundaan dana sertifikasi. Dinas Pendidikan (Dispendik) DKI Jakarta menyambut baik ketentuan tersebut. Terlebih, sebelum aturan itu dikeluarkan Kemendikbud, jam kerja guru PNS di DKI mengukuti jam kerja PNS di dinas lain, yaitu mengharuskan bekerja delapan jam dalam sehari. Pemotongan tunjangan kinerja daerah (TKD) pun menjadi sankis jika tidak mematuhi ketentuan tersebut.

Wakil Kepala Dispendik DKI Jakarta Bowo Irianto mengatakan di sekolah para guru bisa membuat bahan ajar untuk hari-hari berikutnya. Guru juga bisa mengevaluasi pembelajaran yang telah diberikan kepada siswa. Dalam sepekan, guru mesti memenuhi kewajiban jam kerja selama 40 jam. Dengan aturan itu, guru diharapkan bisa memiliki waktu lebih banyak dengan anak didiknya di sekolah.

Sementara itu, gaji yang diterima guru di sekolah tersebut dibagi menjadi tiga bagian. Yakni, gaji pokok, gaji fungsional, dan jumlah jam mengajar. Dengan demikian, guru yang ingin mendapatkan penghasilan maksimal harus memiliki jam maksimal pula di sekolah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s