SMK Membutuhkan 91 Ribu Tenaga Pengajar

Republika, halaman 8

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membutuhkan 91 ribu guru SMK untuk mensukseskan program pendidikan vokasi utuk dipersiapkan menjadi lulusan yang berkompeten untuk bekerja. Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Sumarna Pranata.

Pranata menjelaskan, pemerintah mempunyai empat bidang yang ingin dibidik dari pendidikan vokasi. Yakni, program maritim dan kelautan, pertanian dan ketahanan pangan, pariwisata, serta industri kreatif. Kemendikbud mempunyai dua cara untuk memenuhi kebutuhan guru SMK. Pertama melakukan rekrutmen, tetapi suplai guru tidak ada. Kedua, memberikan sertifikat tambahan pada guru-guru adaptif menjadi produktif.

Namun dekimian, Ia enggan menyebut penambahan sertifikat tersebut sebagai alih fungsi. Guru SMK terdiri dari tiga tipe, normatif, adaptif, dan produktif. Pranata menuturkan, pada 2016, Kemendikbud memberikan sertifikat ganda pada 15 ribu guru. Proses pendaftaran dilakukan sejak dua bulan lalu. Hingga Oktober 2016 sudah ada lebih dari 16 ribu guru yang mendaftar.

Ia menjelaskan, para guru tersebut akan mengikuti pelatihan dan pendampingan selama setahun oleh pendamping dan perguruan tinggi. Pada Desember tahun depan, lanjut Pranata, para guru tersebut akan mendapatkan sertifikat pendidik bidang baru dengan sertifikat kompetensi. Pranata menambahkan, pemerintah sudah menyiapkan tunjangan profesi tambahan pada guru-guru dengan sertifikat tambahan. Kemampuan tambahan mereka akan dimanfaatknan untuk melahirkan lulusan sekolah yang bermanfaat untuk pembangunan bangsa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s