Unit Pengembangan Kementerian Perindustrian Jadi Role Model Pengembangan Vokasi Industri

Suara Pembaruan, halaman  9, Sabtu, Nov 5

Pelaksanaan pendidikan vokasi industri di lingkungan Kementerian Perindustian (Kemenperin), baik pada jenjang SMK maupun politeknik, saat ini telah menjadi rujukan bagi pengembangan pendidikan vokasi secara nasional. Pasalnya, unit pendidikan di Kemenperin telah berhasil membangun sistem pendidikan yang benar-benar berbasis kompetensi serta memiliki konsep link and match dengan dunia industri.

Sekretaris Jenderal Kemenperin Syarif Hidayat pada acara wisuda Akademi Pimpinan Perusahaan (APP) yang dikelola Kemenperin, mengatakan, kementeriannya berkomitmen untuk menghasilkan calon-calon tenaga kerja yang siap terjun di lapangan melalui pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi industri yang berbasis kompetensi. Dengan upaya tersebut, diharapkan peluang kerja di dalam negeri sepenuhnya diisi oleh tenaga kerja Indonesia, bahkan dapat mengisi pasar tenaga kerja di luar negeri.

Menurut Syarif, untuk mendorong pertumbuhan industri nasional yang berkelanjutan, UU Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian mengamanatkan perlunya pembangunan tenaga kerja industri yang kompeten sebagai faktor input dalam pembangunan industri. Langkah-langkah pembangunan tenaga kerja industri kompeten, juga telah diatur dan dijelaskan dalam PP Nomor 14 Tahun 2015, antara lain melalui pendidikan vokasi industri berbasis kompetensi, pemagangan industri, dan sertifikasi kompetensi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s