500.000 Guru Bakal Pensiun di 2019

Koran Sindo, halaman 2

Indonesia tidak hanya menghadapi ancaman kelangkaan dosen, tetapi juga tenaga guru pengajar di tingkat dasar dan menengah. Hingga tahun 2019 mendatang ada 500.000 guru yang akan pensiun, sementara rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) belum juga dibuka.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rasyidi di Jakarta, kemarin (07/11), mengungkapkan, saat ini status guru PNS di sekolah-sekolah dasar rata-rata hanya berjumlah tiga orang, dan sisanya diisi oleh guru honorer. Padahal, idealnya ada sembilan guru PNS. Jika pemerintah pusat belum membuka rektrutmen CPNS, ia meminta agar pemerintah daerah diberi kewenangan mengangkat dan menggaji para guru honorer dengan dana APBD. Terlebih, lanjutnya, para guru honorer di daerah terpencil yang menggantikan tanggung jawab mengajar para guru PNS, dan harus diprioritaskan.

Pengamat pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia Said Hamid Hasan berpendapat pemerintah harus segera mengambil langkah strategis untuk mencegah kelangkaan guru. Selain itu, ia menyarankan agar guru pemula mendampingi  guru yang akan pensiun agar dapat menyerap pengalaman profesionalnya sehingga lebih siap untuk mengajar.

Sementara itu anggota komisi X DPR Abdul Fikri mengaku sangat khawatir akan adanya kelangkaan guru karena maju mundurnya pendidikan di Tanah Air sangat bergantung pada tenaga pendidik. Ia menyarankan agar lintas kementerian segera berkoordinasi untuk segera membuka keran rekrutmen CPNS tenaga pendidik dan bukan untuk formasi PNS lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s