Keuntungan Maksimal Bonus Demografi Butuh Revolusi Mental

www.antaranews.com

Program revolusi mental untuk meningkatkan kualitas dan karakter masyarakat usia produktif perlu didorong agar Indonesia bisa meraih keuntungan maksimal dari bonus demografi pada 2020 hingga 2030. Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Surya Chandra Surapaty mengatakan, sekarang secara kompetensi dan karakter penduduk usia produktif Indonesia masih rendah, karena itu perlu revolusi mental.

Ia menyampaikan untuk kompetensi, lama bersekolah orang Indonesia baru 7,6 tahun atau setara dengan SMP kelas 2 yang tidak selesai, masih rendah. Karakter juga masih lemah, mental masih negatif, banyak penduduk usia kerja yang terlibat penyalahgunaan narkoba dan premanisme. Menurutnya hal itu harus secepatnya diatasi agar periode bonus demografi tidak terbuang sia-sia.

Menurut Chandra, upaya untuk mengatasi itu harus dimulai sejak sekarang. Kualitas penduduk usia produktif harus digenjot. Karakter pelajar yang nantinya akan masuk sebagai angkatan kerja harus dibenahi. Diarahkan menjadi manusia yang mandiri,” katanya. Pelatihan bagi angkatan kerja menurutnya harus ditingkatkan agar memiliki keterampilan.

Dalam upaya mendorong peningkatan kualitas penduduk Indonesia itu, Surya menginstruksikan perwakilan BKKBN di daerah harus benar-benar menjalankan tugasnya yakni menyukseskan program Nawa Cita khususnya menggencarkan pembentukan kampung keluarga berencana (KB) sebagai wujud membangun Indonesia dari pinggiran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s