Politeknik Sepi Peminat, Pemerintah Ubah Jadwal Seleksi

Suara Pembaruan, halaman  17

Menteri Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Mohammad Nasir, mengatakan, pemerintah sedang fokus meningkatkan pendidikan vokasi melalui SMK dan politeknik. Pasalnya, di beberapa negara, vokasi berada di garda terdepan dalam pembangunan ekonomi dan sosial. Nasir menuturkan, pihaknya akan melakukan hal yang sama pada pendidikan tinggi Indonesia. Ia akan mengedepankan pendidikan vokasi melalui politeknik. Namun yang menjadi permasalahan, jumlah peminat politeknik tidak setinggi masuk universitas negeri.

Bahkan, politeknik selalu menjadi pilihan kedua setelah calon mahasiswa gagal pada seleksi masuk perguruan tinggi negeri (SMPTN) maupun seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN).

Mendatang, Nasir menuturkan akan menanamkan mind set baru guna menghilangkan stereotipe politeknik merupakan perguruan tinggi kelas dua. Caranya adalah akan mengubah jadwal seleksi awal masuk politeknik untuk diselenggarakan bersamaan dengan SNMPTN maupun SBMPTN.

Seperti diketahui, seleksi masuk PTN dan politeknik dilakukan secara terpisah, sehingga politeknik sepi peminat. Untuk mencari solusi permasalahan tersebut, Nasir akan mengundang para rektor perguruan tinggi bersama para direktur politeknik untuk membahas penggabungan sistem penerimaan mahasiswa baru. Sehingga pada 2017 mendatang, kebijakan itu sudah dapat dijalankan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s