Penyaluran KIP Belum Tuntas

Republika, halaman 5

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Muhadjir Effendy, Selasa (8/11), mengatakan penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) hingga pertengahan November 2016 belum tuntas, karena penyaluran KIP saat ini baru mencapai 70 persen. Ia menyebut penyaluran KIP di luar Jawa masih mengalami kendala.

Muhadjir menjelaskan, masalah yang dimaksud, yakni kartu telah sampai kepada siswa penerima tetapi siswa tidak melaporkan ke sekolah karena mereka tidak tahu jika setelah itu harus dilaporkan. Namun, meski masih menghadapi sejumlah kendala, pihaknya mengaku tetap siap jika nantinya penyaluran bantuan KIP dilakukan secara nontunai. Sebab, baru-baru ini langkah tersebut telah diujicobakan di Yogyakarta.

konsep bantuan nontunai diwujudkan dalam betuk KIP p Plus. Berdasarkan evaluasi, bantuan KIP yang terintegrasi sudah dimanfaatkan oleh siswa untuk berbelanja peralatan sekolah. Muhadjir optimis hal itu bisa diterapkan dalam uji coba di 44 kota karena terlihat cukup berhasil.

Menko PMK, Puan Maharani, mengatakan pemerintah akan melalukan uji coba penyaluran bantuan sosial (bansos) nontunai pada Januari 2017. Aturan itu diterbitkan dalam bentuk peraturan presiden (perpres). Ke depan, bansos berupa Program Keluarga Harapan (PKH), beras masyarakat (rastra) dan KIP disalurkan secara nontunai melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dan akan dilakukan uji coba di 44 kota di Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s