Penggunaan TIK di Sekolah Belum Komprehensif

www.news.okezone.com

Pelajaran tentang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) seharusnya bisa diterapkan di semua sekolah. Pasalnya, saat ini kita sudah hidup di zaman digital, di mana hampir semua orang dituntut untuk paham dalam penggunaan teknologi. Namun sayangnya, tidak semua sekolah memiliki fasilitas yang memadai dalam pembelajaran TIK.

Senior Advisor for Knowledge Management and Communication Analytical and Capacity Development Partnership (ACDP) Indonesia, Totok Amin Soefijanto, menuturkan ada sejumlah sekolah yang belum komprehensif dalam penggunaan TIK di sekolah mereka. Ia mengatakan penggunaan TIK di sekolah tidak komprehensif. Hanya dibuat sebuah aturan tapi tidak diberikan pelatihan sehingga sistem yang ada juga tidak ada dukungan.

Totok menjelaskan ada ratusan sekolah yang belum memiliki kesertaraan dalam fasilitas dalam TIK-nya. Dalam penggunaan TIK di sekolah ada beberapa hal yang juga harus diperhatikan selain pada infrastrukturnya. Harus ada dukungan lainnya yang diberikan supaya pembelajaran TIK di sekolah bisa berjalan degan baik.

Ia menjelaskan support seperti listrik, juga tidak ada. Terdapat ribuan sekolah yang belum teraliri listrik. Sehingga infrastruktur yang mendasar itu yang tidak memadai tidak ada di sekolah. Ditambah lagi, hampir 50% guru dan kepala sekolah (Kepsek) di Indonesia tidak menggunakan internet maupun e-mail dalam kegiatan pembelajara dan komunikasi mereka.

Totok menambahkan tantangan di dunia TIK sangatlah besar. Persaingan sangat terlibat pada negara-negara tetangga yang sangat ketat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s