Biaya Hidup Bidik Misi Akan Dibagi Per Zonasi

Koran Sindo, halaman 16

Setelah sekian lama tidak mengalami perubahan, kini pemerintah berencana mengubah jumlah biaya hidup beasiswa Bidik Misi. Tidak hanya jumlah, tetapi juga perbedaan biaya akan didasarkan pada zonasi. Hal itu diungkapkan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) M Nasir usai bertemu dengan mahasiswa Bidik Misi dan Afirmasi Pendidikan Tinggi (Adik) di kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kemarin (10/11).

Nasir mengatakan, saat ini biaya hidup beasiswa Bidik Misi per mahasiswa per semester Rp600.000/anak. Pemerintah dengan DPR, katanya, sudah sepakat untuk menaikkan anggaran biaya hidup beasiswa berprestasi bagi mahasiswa tidak mampu ini menjadi Rp650.000-Rp700.000.

Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristek Dikti Didin Wahidin menyampaikan, Kenaikan per zonasi ini didasari tingkat kemahalan per daerah sehingga biaya hidup yang diberikan akan mencukupi kebutuhan mahasiswa Bidik Misi.

Didin menambahkan, saat ini, lanjutnya, tim sudah diturunkan ke lapangan untuk mengkaji perubahan administrasi beasiswa Bidik Misi ini dan dan juga akan mempelajari tingkat kemahalan di satu daerah. Tim juga akan meneliti apakah kenaikan biaya perzonasi ini cocok ataukah kenaikan yang disamaratakan secara nasional yang akan diambil dalam kebijakan baru beasiswa Bidik Misi ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s