2017, Biaya Hidup Penerima Bidikmisi Ditingkatkan

Suara Pembaruan, halaman 16

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir mempertimbangkan kenaikan biaya hidup bagi penerima beasiswa Bidikmisi. Pemerintah juga fokus untuk meningkatkan jumlah kuota bewasiswa Bidikmisi. Alasannya, hingga saat ini para mahasiswa hanya menerima Rp 600.000 perbulan.

Nasir mengaku, wacana ini tidak mengalami kenaikan secara drastis. Paling maksimal tiap anak mendapatkan penambahan uang saku senilai Rp 100.000. Dijelaskan bahwa Kemenristekdikti memperhatikan setiap tahunnya selalu ada kenaikan terhadap nilai rupiah. Maka dari itu pihaknya sedang menggodok untuk menaikan jumlah uang hidup penerima Bidikmisi.

Nasir juga menambahkan, penambahan biaya hidup terdorong dengan keingan untuk memutus mata rantai kemiskinan. Pasalnya berdasarkan hasil kunjungan kerja Temu Mahasiswa Bidikmisi setiap daerah, masih banyak ditemukan mahasiswa prestasi dengan keadaan ekonomi yang sangat memprihatinkan.

Nasir juga menyebutkan, selain Bidikmisi, ada beasiswa Program Prestasi Akademik (PPA) untuk meringankan beban mahasiswa yang telah terdaftar di perguruan tinggi. Beasiswa ini untuk membebaskan biaya uang kuliah. Masing-masing mahasiswa menerima Rp 4,8 juta per semester tanpa ada uang saku. Sedangkan beasiswa lainnya yang disediakan pemerintah adalah untuk program Afirmasi pendidikan tinggi (Adik) bagi putra-putri Papua dan daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s