70 Persen Pendidikan Vokasi Berupa Praktek

Indopos, halaman 2

Kemandirian ekonomi dapat diwujudkan dengan menciptakan inovasi dan teknologi pada industri. Selama ini industri di Indonesia baru sebatas pabrik. Demikan yang dikatakan Dirjen Penguatan Inovasi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Jumain Appe di Jakarta, Selasa (15/11). Jumain mencontohkan pada industri farmasi yang hampir semua teknologinya dari luar negeri, mungkin cuma bahan bakunya saja dari sumberdaya dalam negeri. Apabila Indonesia mempunyai teknologi dan inovasi sendiri, maka akan menjadikan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) Indonesia meningkat.

Jumain menambahkan, Indonesia setidaknya membutuhkan enterpreneur sebesar dua persen saja dari total jumlah penduduk atau setara dengan 5 juta orang. Jumlah tersebut dapat mendorong pertumbuhan produktivitas yang tinggi. Untuk mencapai hal tersebut, Kemenristekdikti menggenjot sektor pendidikan.

Jumain mengatakan bahwa pihaknya tengah mendorong pendidikan vokasi. Di pendidikan tinggi (dikti) mendorong akademi vokasi dengan revitalisasi dengan sekolah dua semester, magang dua semester, membuat karya akhir dua semester. Dengan harapan 70 persennya adalah praktek bukan teori.  Selain itu, dikatakan Jumain, perguruan tinggi (PT) pun menerapkan kurikulum wirausaha dan insentif untuk membuka usaha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s