Pengajaran Dorong Siswa Menganalisis Selera Pasar

Kompas, halaman 11

Revitalisasi pendidikan vokasi di SMK di bidang tata busana dimulai dengan meningkatkan kompetensi guru. Pola ajar bukan sekadar merancang busana, melainkan juga menganalisis selera pasar. Lebih dari 100 guru dari sejumlah SMK di Indonesia mengikuti pelatihan tata busana bertajuk “Menuju SMK Go international”, Rabu (16/11), di Kudus, Jawa Tengah. Para guru diberikan materi, antara lain tentang dasar-dasar desain, pengenalan gaya busana, tren fashion, dan praktik penyusunan koleksi.

Kepala Subdirektorat Program dan Evaluasi Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Arie Wibowo Khurniawan mengatakan, strategi kurikulum bidang tata busana harus diubah. Guru mengarahkan siswa membuat produk yang berdaya jual tinggi, tak sekadar kemampuan menjahit dan merancang busana. Inovasi dan kreativitas harus selaras dengan industri fashion. Indonesia ditargetkan menjadi pusat fashion dunia pada 2025. Lulusan yang terampil-berkualitas pun berpeluang mengatasi kekurangan lapangan kerja di Indonesia.

Berdasarkan data Direktorat Pembinaan SMK Kemdikbud terdapat 894 SMK bidang tata busana di Indonesia. Namun, belum satu pun SMK yang menjadi sekolah rujukan karena sejumlah kendala, termasuk kompetensi guru. Kategori yang ada saat ini adalah SMK calon rujukan.

Desainer sekaligus Ketua Indonesia Fashion Chamber Ali Charisma mengatakan, pola ajar guru harus mengikuti perkembangan teknologi komunikasi. Sebab, dunia fashion turut berkembang sesuai perubahan zaman. Pembibitan desainer muda paling cocok dimulai dari jenjang pendidikan SMK.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s