Pesantren Alternatif Pendidikan Terbaik

Media Indonesia, halaman 12

Pendidikan di pesantren merupakan alternatif terbaik saat ini. Meski sebagai lembaga dakwah dan pendidikan, pesantren sangat mungkin memberikan kompetensi keterampilan lain. Hal itu diungkapkan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin.

Kamarudin mengatakan, para santri sangat mungkin diberi tambahan kompetensi berupa keterampilan lain atau keterampilan khusus karena sistem pendidikan di pesantren berlangsung 24 jam. Tambahan kompetensi keterampilan itu sangat penting sebab tidak semua lulusan pesantren menjadi ulama atau ustaz. Oleh sebab itu, mereka bisa dibekali dengan beragam keterampilan seperti agrobisnis, teknologi informasi (TI), dan kemaritiman.

Kamarudin menjelaskan, dalam upaya mewujudkan pendidikan tambahan itu, ada dua hal yang harus dilakukan. Pertama, pesantren harus merevitalisasi diri menjadi pendidikan yang cocok dengan industri. Kedua, pesantren harus bisa bersinergi dengan lembaga keuangan dan Badan Koordinasi Penanaman Modal agar bisa membaca ke mana arah investasi sehingga bisa mempersiapkan SDM ke arah itu. Sementara itu, dari sisi kebijakan, Kemenag harus bekerja sama dengan kementerian lainnya dalam mengembangkan pesantren.

Saat ini jumlah pesantren secara nasional mencapai 28.961 dengan 322.328 tenaga pendidik dan 4.028.660 peserta didik (santri). Dari jumlah itu, sebanyak 15.057 (51,9%) hanya menyelenggarakan pengajian kitab (tradisional), sedangkan sisanya, 13.904 (48.01 persen), selain menyelenggarakan pe-ngajian, memberikan layanan pendidikan lain (modern).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s