Jokowi Sayangkan Masih Banyak Guru SMK Normatif

www.vivanews.co.id

Link: http://nasional.news.viva.co.id/news/read/851080-jokowi-sayangkan-masih-banyak-guru-smk-normatif

Presiden Joko Widodo menyayangkan sistem pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK yang menurutnya, belum sepenuhnya tepat. Presiden mengatakan, tenaga pengajar di SMK saat ini, 70 sampai 80 persen masih diisi guru normatif. Jokowi mendapatkan data itu dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendy. Guru normatif adalah guru yang mengajarkan suatu ilmu secara umum yang karena itu tak berbeda dengan pengajar di Sekolah Menengah Atas atau SMA.

Jokowi mencontohkan, guru-guru normatif yang mengajar di SMK adalah guru mata pelajaran kimia, fisika, matematika dan Pendidikan Moral Pancasila (PMP). Padahal seharusnya, sesuai dengan label sekolah kejuruan maka SMK seharusnya bisa menjadi lembaga pendidikan yang lebih banyak mengajarkan ilmu spesifik kepada siswa. Jika hal itu bisa dioptimalkan, niscaya akan lahir tenaga-tenaga praktisi muda yang cakap dan berdaya saing.

Untuk itu, Jokowi menekankan perlunya SMK menjalin kerja sama dengan dunia industri juga asosiasi-asosiasi profesi yang berhubungan dengan keterampilan yang diajarkan di SMK. Dengan begitu, dunia industri akan bisa mengirimkan tenaga terampil untuk menjadi pengajar di SMK. Para pengajar di SMK diharapkan adalah orang yang memang berkecimpung di bidangnya, bukan hanya figur yang mengajarkan ilmu pengetahuan umum seperti di SMA.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s