Diperlukan Kebijakan Kreatif

Kompas, halaman 11

Untuk mengatasi problem kekurangan guru, pemerintah daerah perlu membuat kebijakan yang kreatif. Mereka tak bisa melulu mengandalkan arahan pemerintah pusat. Meski demikian, pendampingan tetap harus diberikan kepada jajaran pemerintah daerah. Hal ini mengemuka dari paparan USAID Prioritas yang telah mengimplementasikan Program Penataan dan Pemerataan Guru di 50 kabupaten di tujuh provinsi dalam diskusi bersama KOMPAS di Jakarta, Kamis (24/11).

Direktur Program USAID Prioritas Stuart Wetson mengatakan, komitmen untuk membereskan distribusi guru yang tidak merata bisa tuntas jika pemerintah daerah dibantu dan didampingi. Tidak cukup dengan petunjuk teknis dari pusat. Pemda perlu didampingi untuk menganalisis data kondisi guru, mencari solusi alternatif yang sesuai, berkonsultasi publik kepada pihak-pihak terkait untuk mendapatkan dukungan, hingga implementasi. Perlu pula fleksibilitas dalam mengatasi masalah distribusi guru sesuai kondisi sekolah atau daerah.

Senior Spesialis Tata Kelola dan Manajemen Pendidikan USAID Prioritas Aos Santosa mengatakan, panduan penataan guru sudah dikeluarkan sejak 2007 hingga Surat Keputusan Lima Menteri 2011. Namun, banyak daerah tak mampu melakukannya karena tidak memahami cara yang efektif. Solusi kebijakan untuk mengatasi problem kekurangan guru bervariasi, tergantung kondisi lokal. Beberapa sekolah kecil yang masih terjangkau bisa digabungkan. Adapun di sekolah yang terisolasi bisa diterapkan metode kelas rangkap. Syaratnya, gurunya harus dilatih khusus agar mampu mengelola kelas rangkap dengan baik.

Di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, yang banyak memiliki sekolah kecil, ditempuh kebijakan menggabungkan sekolah-sekolah yang berada di satu desa. Adapun solusi kelas rangkap diterapkan di sekolah kecil yang tidak dapat digabung. Selain itu, menurut kajian USAID Prioritas, penataan dan pemerataan guru yang efisien secara nasional dapat menciptakan penghematan Rp 23 triliun per tahun. Penghematan itu diperoleh dari efisiensi guru serta penggabungan sekolah-sekolah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s