Diamkan Kebocoran Soal, Sekolah Kena Sanksi

Suara Pembaruan, halaman 17

Dalam menyikapi laporan adanya kebocoran soal pada Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di wilayah DKI, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Sopan Adrianto, langsung mengirim surat edaran (SE) kepada kepala sekolah di Jakarta.

Sopan mengimbau para guru yang mengetahui adanya kebocoran soal agar segera melaporkan, jangan melakukan pembiaran. Bagi yang tidak melakukan atau mendiamkan, akan dikenakan sanksi. Sopan juga mengimbau, sekolah yang terbukti mendapat bocoran soal agar segera menggunakan soal susulan atau cadangan, disamping soal utama yang telah disiapkan.

Selanjutnya, dijelaskan dia, dalam mengelola soal USBN, untuk tingkat SMP/SMA telah menangani secara procedural. Yakni, sesuai dengan pedoman yang ditentukan dalam penyelenggaraan ujian.

Adapun pedoman tersebut meliputi beberapa hal.  Pertama, penyusunan soal adalah personal terpilih dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) masing-masing mata pelajaran. Kedua, penyerahan soal dari MGMP ke Bidang SMP/SMA disertai dengan Pakta Integritas menjaga kerahasiaan soal atau ada arsipnya. Ketiga, penyerahan soal SMP/SMA melalui rayon disertai dengan pakta integritas menjaga kerahasiaan soal. Keempat, penyerahan soal ke setiap sekolah oleh rayon masing-masing, sudah diarahkan juga dengan pakta integritas menjaga kerahasiaan soal. Dan kelima, sesuai Prosedur Operasi (POS) USBN, 2017, setelah master soal diserahkan ke sekolah, menjadi tanggung jawab mutlak kepala sekolah maisng-masing.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s