UNDP: Indonesia masih Dibayangi Ketidaksetaraan Gender

The Jakarta Post, halaman 3

Dalam kurun waktu 25 tahun terakhir ini, Indonesia telah mengalami peningkatan yang luar biasa dalam indeks pembangunan sumber daya manusia (HDI), yaitu naik dari sebelumnya 0.528 pada 1990 menjadi 0.689 pada 2015.

Menurut laporan UN Development Program (UNDP) 2016 mengenai HDI, merujuk data tahun 2015, Indonesia menduduki peringkat 133 dari 188 negara. Peringkat tersebut turun dari sebelumnya, yaitu peringkat 110, merujuk data tahun 2014, dimana HDI-nya mencapai 0,686.

Meskipun terdapat kemajuan, namun Indonesia dinilai masih kurang berhasil dalam mengakhiri ketidaksetraan gender. Hal tersebut berdasarkan data terbaru dari UNDP yang menunjukkan bahwa HDI untuk perempuan berada pada nilai 0,660. Sedangkan, HDI untuk laki-laki berada pada nilai 0,712.

Dalam hal indeks pembangunan gender (GDI), nilai Indonesia berada pada kisaran 0,926, berada dibawah  Filipina yang mencatat nilai 1,001. Hal tersebut patut digaris bawahi bahwa Filipina meninggalkan Indonesia untuk nilai HDI secara keseluruhan, yaitu 0,682.

Direktur UNDP untuk Indonesia, Christophe Bahuet mengatakan, ada banyak penyebab masih adanya ketidaksetaraan gender di beberapa negara, diantaranya norma-norma sosial, perbedaan tingkat pendidikan, kurangnya akses terhadap layanan umum dan keuangan dan juga faktor-faktor budaya.

Bahuen mengatakan, struktur ekonomi dan politik di Indonesia saat ini masih didominasi oleh kaum laki-laki. Untuk mengubahnya, diperlukan adanya perubahan persepsi. Jika kesetaraan gender tercapai, HDI secara nasional pun akan naik.

Data UNDP menunjukan adanya kesenjangan yang besar antara perempuan dan laki-laki Indonesia dalam hal pendapatan per kapita yang masing-masing mendapatkan nilai 6,668 dan 13,391. Terlebih, jumlah perempuan yang turut serta menjadi angkatan kerja hanya mencapai 50,9 persen, sedangkan pria mencapaii 83,9 persen.

Namun demikian, Bahuet mencatat bahwa kemajuan Indonesia dalam hal kebijakan yang mendorong pemberdayaan perempuan sudah baik, termasuk diantaranya adalah kebijakan memfasilitasi akses yang lebih baik bagi perempuan terhadap keuangan, yang bisa mendorong perempuan untuk menjalankan bisnis, menghasilkan pendapatan dan memberdayakan diri dalam masyarakat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s