Lingkungan Sekolah Belum Ramah Anak

Republika, halaman 5

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) bersama Results Internasional menyebut ada tiga permasalahan utama pendidikan di Indonesia. Masing-masing, yakni kualitas guru, sekolah yang tidak ramah anak dan deskriminasi terhadap kelompok marginal.

Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji dalam Seminar Internasion dan Laporan Right to Education Index (RTEI) 2016 di Jakarta, Kamis (23/3), mengatakan, kekerasan fisik dan non fisik masih marak terjadi di sekolah. Ia menyebut, setidakya ada enam tipe kekerasan utama yang terus berulang di lingkungan sekolah, yakni penganiayaan guru terhadap siswa, siswa terhadap guru, sesama siswa, wali murid kepada guru, pelecehan seksual, dan tawuran antar sekolah.

Selain itu, ada tiga permasalahan utama pendidikan di Indonesia, yaitu kualitas guru, sekolah yang tidak ramah anak, dan diskriminasi terhadap kelompok marginal. Ubaid menjelaskan, kualitas guru yang rendah disebabkan rasio ketersediaan guru, khususnya di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Ubaid menyebut, JPPI dan Results Internasional merekomendasikan sejumlah hal untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Pertama, meningkatkan kualitas guru butuh komitmen jelas pemerintah dalam mengembangkan kapasitas guru. Kedua, pemerintah harus memberikan sanksi tegas terhadap pihak yang melakukan kekerasan di lingkungan sekolah guna menciptakan rasa aman dan ramah anak di sekolah.  Ketiga, diperlukan kebijakan afirmasi untuk kelompok marginal agar mereka mendapatkan akses pendidikan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s