USBN Banyak Kelemahan

Republika, halaman 5

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengakui Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) masih banyak kelemahan karena baru pertama kali dilaksanakan. Apalagi tahun ini penyelenggara harus membagi fokus, yaitu USBN dan UN. Naun demikian, pihaknya akan menginventarisir semua permasalahan untuk bahan penyempurnaan USBN di masa-masa yang akan datang..

Muhadjir mengatakan jika tahun sebelumnya tidak ada isu kecurangan, kebocoran soal, pelanggaran prosedur dan sebagainya, pada saat ujian sekolah bukan berarti ujian berjalan dengan baik, melainkan hal semacam itu dulu dianggap biasa. Dia menjelaskan hal itu merupakan bagian revolusi mental di sektor pendidikan.

Muhadjir menambahkan, hasil inspeksi mendadak yang dilakukan di Malang, pelaksanaan USBN sudah bagus walaupun masih ada kekurangan, misalnya pengawas masih dilakukan oleh para guru sekolah masing-masing. Pelaksanaan USBN yang dimulai pada Senin (20/3) diiringi sejumlah isu kebocoran soal yang terjadi di beberapa daerah, seperti Jakarta, Lampung, Pati dan Kudus. Soal-soal dan kunci jawaban USBN beredar melalui layanan pesan singkat dan media sosial.

Sementara, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mempertanyakan sanksi yang disiapkan pemerintah terhadap bimbingan belajar (bimbel) yang ditenggarai membocorkan soal USBN. Hal itu menyikapi sikap Kemendikbud yang menyiapkan sanksi hanya bagi guru dan kepala sekolah yang terbukti membocorkan soal dan jawaban USBN. FSGI telah menerima laporan dugaan kebocoran soal dan kunci USBN sejak 20 Maret 2017 dari sejumlah daerah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s