Siswa Perokok Mengkhawatirkan

Republika, halaman 5

Pemuda Muhammadiyah mengkhawatirkan meningkatnya siswa perokok seiring maraknya iklan rokok yang menyasar sekolah. Sejak awal sikap Muhammadiyah telah tegas menolak keberadaan iklan rokok dan meminta pemerintah menindak iklan rokok dengan tegas.

Hal itu dikemukakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak. Ia mengatakan, pemerintah harus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mencopot iklan rokok yang berada di dekat sekolah.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah juga harus menaikkan harga cukai rokok dan mengatur sistem penjualan rokok yang selama ini berlaku di Indonesia. Hal itu dimaksudkan untuk menekan perkembangan perokok remaja yang masih sekolah atau perokok miskin.

Dahnil mengatakan, tingkat perkembangan perokok muda dan perokok miskin di Indonesia merupakan yang tertinggi di dunia. Karena itu, perlu ditekan dengan mengubah kebijakan fiskal. Dengan menaikkan harga cukai rokok, lanjutnya, akan membuat siswa sekolah, remaja, dan perokok miskin di Indonesia tidak dapat menjangkau harga rokok yang pastinya juga akan naik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s